Rehab Rp736 Juta Di SDN Tanjung Jaya Palas Jadi Sorotan, Kepsek Diduga Jarang Ngantor Dan Alergi Media, KADES : Tak Ada Koordinasi!!!

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN KOMPASRAYA.COM –Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dengan nilai fantastis di UPTD SD Negeri Tanjung Jaya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan menjadi sorotan publik. Pasalnya, Kepala Sekolah Bapak Adang diduga alergi terhadap wartawan dan jarang hadir di sekolah saat proyek rehabilitasi berjalan.

Berdasarkan pantauan dan informasi terpercaya dari wali murid dan warga sekitar, Kepala Sekolah SDN Tanjung Jaya jarang ngantor. Ia hanya datang pagi untuk daftar hadir absen, lalu pergi meninggalkan sekolah.

Ironisnya, saat ini gedung sekolah sedang dalam tahap rehab total dengan anggaran APBN Tahun 2026. Kegiatan belajar mengajar pun dipindahkan sementara ke TPA terdekat. Namun, Kepsek Adang pun tak pernah terlihat hadir di lokasi sekolah sementara tersebut untuk memonitor kegiatan belajar siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kepseknya jarang ada. Pagi absen saja, terus pergi. Anak-anak sekolah di TPA, tapi kepseknya tidak pernah nongol di TPA. Kami wali murid jadi bertanya-tanya, ini pengawasan pembangunannya bagaimana,”ujar salah satu sumber terpercaya yang meminta namanya tidak disebutkan.

Berdasarkan foto banner kegiatan yang terpasang di lokasi, proyek tersebut terdiri dari 2 paket pekerjaan:

Paket 1: Rehabilitasi Ruang Kelas Dan Ruang Guru
Jumlah Dana: Rp. 636.286.828,

Paket 2: Penataan Lingkungan (Paving Block dan Pagar)
Jumlah Dana: Rp. 100.000.000,
TOTAL: Rp. 736.286.828,
Sumber Dana: APBN Tahun Anggaran 2026

Pelaksana: Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP)
Waktu Pelaksanaan: 126 Hari

Proyek ratusan juta ini seharusnya menjadi kebanggaan, namun disayangkan tidak ada koordinasi sama sekali dengan Pemerintah Desa setempat.

Kepala Desa Tanjung Jaya, Bapak Santoso saat dikonfirmasi menyayangkan sikap pihak sekolah.

“Saya sangat menyayangkan dengan adanya rehab gedung sekolah dengan anggaran besar seperti itu tapi tidak ada koordinasi atau pemberitahuan secara resmi ke desa. Padahal secara etika dan administrasi wilayah, apapun pembangunan di wilayah desa harus ada pemberitahuan ke desa,”tegas Kades Santoso.

Menurutnya, koordinasi itu penting untuk menjaga kondusifitas, pendataan aset pembangunan di desa, dan pengawasan bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sesuai dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Permendikbudristek No. 6 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis DAK Fisik Pendidikan, dan Peraturan Presiden tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan, pelaksana kegiatan yang berada di wilayah desa wajib melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Memang benar, secara hirarki Kepala Desa tidak berwenang memberikan ijin, karena aset sekolah milik Dinas Pendidikan. Namun, pemberitahuan dan koordinasi wilayah adalah WAJIB secara etika pemerintahan. Apalagi jika pekerjaan melibatkan masyarakat, penggunaan jalan desa, dan pemindahan kegiatan belajar ke TPA yang berada di lingkungan desa.

Ketidakhadiran Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab P2SP di lapangan dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas pekerjaan dan proses belajar mengajar.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah SDN Tanjung Jaya, Adang, belum berhasil dikonfirmasi. Saat dihubungi via telepon dan WhatsApp, yang bersangkutan tidak merespon dan diduga alergi terhadap media. Tim akan terus berupaya melakukan konfirmasi berimbang.

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan diminta untuk segera turun dan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan revitalisasi Rp736 juta di SDN Tanjung Jaya serta mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah yang bersangkutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompasraya.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamen PU Diana Kusumastuti Turun Langsung ke Rawa Sragi Palas, Tinjau Normalisasi Kali Gayau – Petani Bumi Restu: Tidak Sia-Sia Perjuangan Kami
Inspirasi Dari Palas: Kades Bumi Asih Poniran Sukses Budidaya 4.000 Batang Cabe, Hasil Panen 1 Kwintal Sekali Petik
Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki Kunker ke Kodim 0421/Lamsel, Beri Arahan Tegas ke Babinsa dan Persit
Gelar Sekolah Jurnalis IWO di SMAN 1 Sragi, Wakabid Kesiswaan Puji Hartono Mewakili Kepsek Zaelani: Siswa Harus Cerdas Bermedia
ASDP Bakauheni Perkuat Sterilisasi melalui Sistem Akses Berlapis
Kebakaran Hanguskan Sebagian Rumah KPR Subsidi di Perum Lubuk Lestari Kalianda, Diduga Korsleting Listrik – Keluarga Ria Kiswanto Harap Asuransi BTN Membantu
Solid dan Kompak! HUT TNI ke-81 di Koramil 421-08/Palas Diberi Kejutan Tumpeng oleh Camat Palas, Camat Sragi, Kapolsek Palas dan Kapolsek Sragi
Goes To School, IWO Lamsel Hadirkan SEJIWO di SMAN 1 Palas, Sior Aka Prayudi : Cetak Jurnalis Pelajar
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Wamen PU Diana Kusumastuti Turun Langsung ke Rawa Sragi Palas, Tinjau Normalisasi Kali Gayau – Petani Bumi Restu: Tidak Sia-Sia Perjuangan Kami

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Inspirasi Dari Palas: Kades Bumi Asih Poniran Sukses Budidaya 4.000 Batang Cabe, Hasil Panen 1 Kwintal Sekali Petik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki Kunker ke Kodim 0421/Lamsel, Beri Arahan Tegas ke Babinsa dan Persit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Gelar Sekolah Jurnalis IWO di SMAN 1 Sragi, Wakabid Kesiswaan Puji Hartono Mewakili Kepsek Zaelani: Siswa Harus Cerdas Bermedia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:40 WIB

ASDP Bakauheni Perkuat Sterilisasi melalui Sistem Akses Berlapis

Berita Terbaru

Uncategorized

ASDP Bakauheni Perkuat Sterilisasi melalui Sistem Akses Berlapis

Selasa, 6 Okt 2026 - 23:40 WIB