Pelaku Penganiayaan dengan Pemberatan di Hulaan Menganti Diburu Polisi

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik || Jatim KOMPAS RAYA .com
Peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan berat terjadi di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (8/4/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Antonius alias Copet (±30), warga setempat, yang mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh akibat serangan orang tidak dikenal (OTK) sekitar pukul 08.30 WIB.

Menurut keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat korban berjalan seorang diri sambil menggunakan ponsel dari dalam gang menuju jalan raya. Tak lama kemudian, seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor matik warna merah mendekati korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya sempat berbincang hingga terjadi cekcok. Pelaku kemudian turun dari sepeda motor dan langsung mengeluarkan sebilah pisau dari balik pakaiannya.

Korban sempat melarikan diri ke area tanah kosong, namun pelaku mengejar dan membacok korban berkali-kali hingga terjatuh. Aksi brutal tersebut baru terhenti setelah warga berdatangan ke lokasi.

Pelaku kemudian melarikan diri ke arah utara dengan sepeda motor, sementara warga segera menolong korban sebelum akhirnya dibawa ke RS Eka Husada Menganti untuk mendapatkan perawatan medis dan dilakukan visum.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti berupa satu sarung pisau dan satu helm warna merah yang diduga milik pelaku.

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan intensif.

“Anggota kami sudah mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian juga tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kasus ini akan kami ungkap sampai tuntas,” tegasnya.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompasraya.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Urukan di Desa Pranti Habis Ditutup Polsek Menganti Kini Dibiarkan, Wow Ada Apa Tebak?
Bejat Ayah Sambung di Kecamatan Dongko Trenggalek Diduga Tega Perkosa Anak Tiri
Judi Sabung Ayam Diduga Dilindungi APH  Mojokerto Nyata tak Berani Menindak dan Tutup Mata
Guru SMPN 1 dan 2 Pogalan Tanam Pohon di Kawasan Hutan Desa Ngulanwetan Wujud Pecinta Kelestarian Alam 
Perlu Nyali, Tambang Galian C di Pamekasan APH Diduga dapat Atensi
Bentuk kepedulian, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Menteri HAM Kunjungi Pasien Keracunan MBG di Surabaya
Dugaan Lemot Polresta Sidoarjo Tangani Kasus  Penipuan Ratusan Juta Mandek di Sidik
Oknum Mengaku Pengacara di Surabaya Dilaporkan Polisi 2 Korban Dianiaya Alami luka Serius
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:57 WIB

Urukan di Desa Pranti Habis Ditutup Polsek Menganti Kini Dibiarkan, Wow Ada Apa Tebak?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bejat Ayah Sambung di Kecamatan Dongko Trenggalek Diduga Tega Perkosa Anak Tiri

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:12 WIB

Judi Sabung Ayam Diduga Dilindungi APH  Mojokerto Nyata tak Berani Menindak dan Tutup Mata

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:59 WIB

Guru SMPN 1 dan 2 Pogalan Tanam Pohon di Kawasan Hutan Desa Ngulanwetan Wujud Pecinta Kelestarian Alam 

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:20 WIB

Bentuk kepedulian, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Menteri HAM Kunjungi Pasien Keracunan MBG di Surabaya

Berita Terbaru