LAMPUNG SELATAN kompasraya.com – Semangat nasionalisme dan kebersamaan ala Desa HELAU akan membara di Desa Bumi Asih, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. Pemerintah Desa Bumi Asih akan menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) Timnas Indonesia vs Thailand pada partai Final FIFA ASEAN 2026.
Acara yang digagas oleh Panitia Desa Bumiasih ini akan dipusatkan di ikon baru kebanggaan warga, yakni Angkringan Bambu Teras HELAU Desa Bumi Asih.
Kegiatan akan dilaksanakan pada:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hari : Senin Malam – Selasa
Pukul : 19.30 WIB
Tempat : Angkringan Bambu Desa Bumiasih / Teras HELAU
Laga : FINAL INDONESIA VS THAILAND
Tema : Nobar Timnas – Dukung Garuda Muda Bersama!
Kepala Desa Bumi Asih, Poniran, yang selama ini dikenal dengan jargon “Guyub Rukun Ing Gawe” dan sukses membawa Desa Bumi Asih masuk Top 4 Desa HELAU Kabupaten Lampung Selatan 2026 Di Putaran Penilaian Pertama, mengajak seluruh warganya untuk hadir.
Desa Bumi Asih sendiri memang sedang menjadi percontohan. Setelah sukses panen kangkung perdana di jalan protokol desa, swadaya pengadaan tanah lapangan, hingga pembangunan jalan rabat beton sepanjang 701 meter melalui program PISEW Kementerian PUPR, kini Desa Bumi Asih memiliki ruang publik baru bernama Angkringan Bambu Teras HELAU.
Angkringan ini bukan sekadar tempat nongkrong, melainkan implementasi nyata dari program Teras HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul) yang digagas Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Tempat ini dibangun secara gotong royong oleh pemuda, aparatur desa, dan masyarakat.
“Ayo hadir ramai-ramai! Bawa keluarga dan tetangga! Kita dukung Garuda Muda bersama di Angkringan Bambu Teras HELAU milik kita sendiri. Ini bukan hanya soal bola, ini soal guyub rukun kita sebagai warga Bumi Asih,” ujar Kades Poniran.
Menurut Poniran, nobar ini adalah cara Desa Bumi Asih merawat kebersamaan. Sesuai dengan semangat HELAU, ruang publik harus hidup, aman, dan menjadi tempat silaturahmi.
“Kenapa kita pilih di Angkringan Bambu Teras HELAU? Karena ini adalah hasil karya kita bersama. Tempat ini kita bangun untuk jadi tempat kumpul, tempat musyawarah, tempat jualan UMKM, dan malam ini kita pakai untuk nobar final. Ini bukti kalau Desa Bumi Asih itu kompak, guyup, rukun, I LOVE YOU BUMIASIH,” Ungkap Poniran dengan semangat khasnya.
Laga Indonesia vs Thailand di final dipastikan akan menjadi laga penuh gengsi dan emosional. Rivalitas klasik ASEAN ini selalu menyajikan pertandingan yang keras dan menarik. Panitia Desa Bumiasih telah menyiapkan layar lebar dan sound system agar warga bisa menyaksikan pertandingan dengan nyaman.
“Kita doakan Garuda Muda menang. Kita pakai jersey merah putih, kita kibarkan bendera. Dari Angkringan Bambu di ujung Desa Bumi Asih, kita kirim doa untuk Indonesia juara,” tambah Poniran.
Pemdes Bumi Asih mengimbau warga untuk datang lebih awal, menjaga ketertiban, dan menjaga kebersihan di area Angkringan Bambu Teras HELAU. Acara ini terbuka untuk umum, tidak hanya warga Bumi Asih, tetapi juga warga desa sekitar di Kecamatan Palas yang ingin bergabung merasakan kehangatan nobar ala desa.
Dengan adanya kegiatan ini, Desa Bumi Asih kembali menunjukkan bahwa desa yang maju bukan hanya desa yang infrastrukturnya bagus, tetapi juga desa yang warganya kompak dan memiliki ruang kebersamaan yang kuat.
Jangan lupa! Senin Malam – Selasa, Pukul 19.30 WIB di Angkringan Bambu Desa Bumiasih. Dukung Garuda Muda Bersama!









