LAMPUNG SELATAN KompasRaya.com – Pemerintah Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dan Pembinaan Kader Posyandu di Aula Balai Desa Bangunan, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pj Kepala Desa Bangunan MUSLIM IDRUS, S.E Ketua TP PKK Desa Bangunan, Bidan Desa, Petugas Puskesmas Palas, serta seluruh kader Posyandu dari 9 dusun se-Desa Bangunan.
Kegiatan diawali dengan pelayanan Posyandu ILP dan dilanjutkan dengan pembinaan dan penguatan kapasitas kader.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Bangunan Muslim Idrus S.E, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader Posyandu yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di desa.
“Saya selaku Pj Kepala Desa Bangunan sangat berterima kasih dan bangga kepada ibu-ibu kader Posyandu. Panjenengan semua adalah ujung tombak kesehatan desa. Tanpa kader, program stunting, kesehatan ibu hamil, balita dan lansia tidak akan berjalan maksimal,”ujar Muslim Idrus.
Ia menegaskan bahwa Pemdes Bangunan akan terus mendukung penuh kegiatan Posyandu melalui penganggaran yang memadai dalam APBDes.
“Posyandu ILP ini adalah program baru dari Kementerian Kesehatan. Sekarang tidak hanya melayani bayi dan balita saja, tapi semua siklus hidup. Mulai dari ibu hamil, balita, remaja, usia produktif sampai lansia semua dilayani. Ini terobosan bagus, dan kita di Desa Bangunan siap melaksanakan 100 persen,”tegasnya.
Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP merupakan transformasi dari Posyandu konvensional. Jika dulu hanya fokus pada ibu dan anak, kini ILP melayani seluruh kelompok usia dengan 5 langkah pelayanan: Pendaftaran, Penimbangan dan Pengukuran, Pencatatan, Pelayanan Kesehatan, dan Penyuluhan.
Bidan Desa Bangunan yang hadir menjelaskan, dengan sistem ILP, deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, serta skrining kesehatan lansia bisa dilakukan langsung di Posyandu desa tanpa harus jauh-jauh ke Puskesmas.
“Kader kita latih untuk bisa melakukan pengukuran tekanan darah, lingkar perut, cek gula darah sederhana, dan edukasi gizi. Jadi Posyandu kita sekarang lebih lengkap dan lebih profesional,”jelasnya.
Selain pelayanan, kegiatan juga diisi dengan pembinaan kader. Materi yang disampaikan meliputi cara pengisian buku KIA, teknik penimbangan dan pengukuran yang benar, cara penyuluhan gizi, serta strategi penurunan stunting di Desa Bangunan.
Kepala Desa MUSLIM IDRUS, S.E berharap dengan pembinaan ini, para kader semakin kompak, terampil, dan ikhlas dalam mengabdi.
“Saya minta tolong, jaga kekompakan. Kader itu kerjanya sosial, ikhlas. InsyaAllah apa yang ibu-ibu lakukan menjadi amal ibadah. Pemdes akan terus support, baik insentif maupun sarana prasarana Posyandu kita perbaiki,” imbuhnya.
Ia juga mengajak seluruh warga Desa Bangunan untuk aktif datang ke Posyandu. “Jangan takut ke Posyandu. Gratis, lengkap, dan dekat. Ajak anaknya, ajak orang tuanya yang lansia. Mari kita wujudkan Desa Bangunan yang sehat, bebas stunting, dan sejahtera,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan komitmen bersama seluruh kader untuk menyukseskan Posyandu ILP di Desa Bangunan Kecamatan Palas.









