LAMPUNG SELATAN KOMPASRAYA.COM
Pemerintah Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan menggelar agenda strategis tahunan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDes) Tahun Anggaran 2027, di Balai Desa Tanjung Jaya,pada Jum’at ( 18/9/2026).
Kegiatan ini menjadi forum tertinggi di desa untuk menentukan arah pembangunan tahun depan. Sesuai banner resmi, MusrenbangDes ini selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati Syaiful Anwar serta didukung oleh Camat Palas Ns. Rosalina,S.Kep., M.Kep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam MusrenbangDes tersebut Kepala Desa Tanjung Jaya, Ketua BPD, LPM, Kapolsek,Danramil,Babinsa, Bhabinkamtibmas,KaUPT Se-Kecamatan,Pendamping Desa, Gapoktan para Kepala Dusun, Ketua RT, TP-PKK, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan perwakilan warga.
Dalam pemaparannya, Kepala Desa Tanjung Jaya Bapak Santoso menegaskan komitmennya untuk menjawab keluhan warga yang paling mendesak, yakni infrastruktur jalan.
“Untuk tahun anggaran 2027, walaupun anggaran minim, kami tetap akan prioritaskan pembangunan jalan desa. Karena jalan adalah urat nadi ekonomi warga. Banyak jalan lingkungan yang sudah rusak dan dikeluhkan warga, itu yang akan kita dahulukan,”tegas Kades Santoso.
Kades yang dikenal dekat dengan warga ini menjelaskan bahwa kondisi Dana Desa (DD) tahun 2027 diprediksi masih minim karena adanya kebijakan pengalihan untuk program nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun pihaknya tidak akan menyerah.
“Memang anggaran minim, tapi bukan berarti kita diam. Kita akan siasati dengan skala prioritas. Jalan yang paling parah dan yang paling banyak dilalui warga tani itu yang kita cor rabat beton dulu. Sisanya kita ajukan ke Musrenbang Kecamatan dan Kabupaten,”jelasnya.
Beberapa titik jalan yang menjadi prioritas diantaranya jalan penghubung dusun, jalan usaha tani, dan jalan lingkungan yang selama ini becek saat musim hujan.
Selain infrastruktur, poin penting yang menjadi perhatian serius Kades Santoso adalah masalah Bantuan Sosial (Bansos).
Banyak warga yang mengeluh layak menerima tapi tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga tidak pernah dapat PKH, BPNT maupun BLT.
“Dan saya juga akan mengusahakan warga yang tidak masuk dalam Bansos akan kita perjuangkan. Kasihan warga kita yang benar-benar tidak mampu tapi tidak pernah dapat bantuan. Ini yang akan kita data ulang secara valid,” ujar Kades Santoso dengan nada tegas.
Ia memerintahkan kepada para Kadus dan RT untuk melakukan pendataan ulang secara jujur dan objektif tanpa pandang bulu.
“Saya minta RT dan Kadus data lagi warga yang benar-benar miskin, janda tua, disabilitas yang belum pernah dapat bansos. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Kita akan usulkan melalui Musdes dan kita kawal sampai ke Dinas Sosial Kabupaten. Semua warga Tanjung Jaya harus merasakan kehadiran negara,”pungkasnya.
Langkah ini disambut tepuk tangan meriah oleh warga yang hadir, karena selama ini masalah bansos yang tidak tepat sasaran menjadi isu paling sensitif di desa.
MusrenbangDes 2027 Desa Tanjung Jaya berjalan dengan demokratis. Seluruh usulan warga ditampung dan dicatat oleh Tim Penyusun RKPDes. Usulan yang tidak bisa diakomodir APBDes akan dibawa ke Musrenbangcam Palas untuk diusulkan ke APBD Kabupaten Lampung Selatan.
Camat Palas melalui perwakilannya yang hadir juga menekankan pentingnya perencanaan yang realistis dan transparan serta mendukung program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul) Bupati Lampung Selatan.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara MusrenbangDes dan foto bersama.









