LAMPUNG SELATAN KOMPAS RAYA.COM –Polemik pencatutan nama Karang Taruna dalam peresmian lampu jalan di Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, terus bergulir. Selain Ketua Karang Taruna, kini muncul sorotan dari tokoh kepemudaan setempat.
Tokoh kepemudaan Desa Bumi Restu, Widi Wismoko, menyampaikan keprihatinannya atas cara pelaksanaan kegiatan yang dinilai tidak transparan, Senin ( 31/8/2026).
“Generasi muda hendaknya belajar berorganisasi yang baik dan benar. Kegiatan baik jika dilaksanakan dengan cara yang salah akan berdampak kurang baik bagi banyak orang. Hendaknya hal-hal baik juga dilakukan dengan cara-cara yang baik pula,” ujar Widi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
“Pandai saja tidak cukup. Tapi juga harus bijak,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Karang Taruna Desa Bumi Restu, Suyitno, juga telah menyatakan keberatannya karena nama organisasinya dicatut tanpa koordinasi. Ia bahkan menduga pemasangan lampu jalan hanya diprioritaskan di lingkungan panitia, bukan untuk kebutuhan masyarakat luas.
“Kami mendukung program penerangan. Tapi kalau hanya untuk lingkungan panitia saja, lalu atas nama Karang Taruna, ini sama saja membohongi masyarakat,” kata Suyitno.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan peresmian lampu jalan tersebut merupakan inisiatif dari panitia Sponsor Rokok Kedai Kopi. Namun hingga saat ini belum ada klarifikasi resmi dari pihak desa maupun panitia pelaksana.
Karang Taruna mendesak aparat desa dan kecamatan segera menelusuri persoalan ini agar tidak menimbulkan konflik lebih luas di masyarakat.









