LOMBOK TENGAH Kompasraya.Com, 6 Juli 2026 – Keprihatinan mendalam terhadap penyebaran dan dampak buruk narkoba yang terus mengancam ketahanan sosial serta masa depan generasi muda mendorong Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Lombok Bangkit mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat. Ketua Umum LSM Gerakan Lombok Bangkit, Lalu Moh. Syukuri, secara resmi menghimbau warga untuk bersatu padu menolak peredaran dan penyalahgunaan narkoba, sekaligus melindungi diri sendiri, keluarga, dan menyelamatkan generasi penerus bangsa, khususnya di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pernyataan lengkap tersebut disampaikan oleh Lalu Moh. Syukuri saat dikonfirmasi sejumlah awak media di Kantor Pusat LSM Gerakan Lombok Bangkit yang beralamat di Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, pada hari Senin sore. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa bahaya narkoba bukan lagi masalah individu atau kelompok tertentu, melainkan ancaman nyata yang harus dihadapi bersama oleh seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum.
“Kami menyampaikan seruan ini dengan penuh kesadaran. Mari kita bersatu, tegas menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Lindungi diri kita masing-masing, jaga keutuhan keluarga kita, dan bersama-sama selamatkan generasi bangsa Indonesia dari jerat dan kehancuran akibat bahaya narkoba ini. Hal ini sangat kami tekankan khususnya bagi seluruh warga di Nusa Tenggara Barat, agar daerah kita tetap menjadi wilayah yang aman, sehat, dan produktif,” ujar Lalu Moh. Syukuri dengan nada tegas namun penuh semangat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, narkoba memiliki dampak yang sangat merusak, baik secara fisik, mental, sosial, maupun ekonomi. Di tingkat keluarga, penyalahgunaan narkoba sering kali memicu perpecahan, kerugian harta benda, bahkan hilangnya harapan masa depan. Di tingkat daerah, keberadaan narkoba dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia, menghambat kemajuan pembangunan, serta menimbulkan berbagai masalah sosial lain seperti tindak kejahatan dan kenakalan remaja.
“Jika dibiarkan begitu saja, narkoba perlahan tapi pasti akan menghancurkan fondasi kehidupan bermasyarakat. Generasi muda yang seharusnya menjadi tulang punggung pembangunan daerah dan bangsa justru bisa terjerumus ke dalam lingkaran kehancuran. Oleh karena itu, tanggung jawab ini tidak boleh hanya diserahkan kepada kepolisian atau instansi pemerintah saja. Masyarakat memiliki peran paling penting sebagai garda terdepan pengawasan di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” jelasnya lebih lanjut.
Ketua Umum LSM Gerakan Lombok Bangkit itu juga mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini, memberikan pendidikan dan pemahaman yang benar mengenai bahaya narkoba kepada anak-anak dan remaja, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi atau aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
“Kita harus memulai dari hal-hal sederhana: perkuat komunikasi dalam keluarga, awasi pergaulan anak, dan jadilah mata serta telinga bagi lingkungan. Jangan takut bertindak benar demi kebaikan bersama. Melindungi keluarga berarti menjaga masa depan, dan menyelamatkan generasi muda adalah jaminan bagi kemajuan NTB dan Indonesia ke depannya,” tambahnya.
Selain itu, Lalu Moh. Syukuri menyatakan bahwa LSM Gerakan Lombok Bangkit siap berkolaborasi secara aktif dengan Kepolisian Daerah NTB, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Badan Narkotika Nasional Provinsi NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat, pendidik, serta seluruh organisasi sosial lainnya. Kerja sama ini diwujudkan melalui program penyuluhan, kampanye publik, pendampingan bagi korban penyalahgunaan narkoba, serta pengawasan sosial yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus bergerak dan mengedukasi masyarakat. Perjuangan melawan narkoba adalah perjuangan panjang, namun dengan persatuan dan kesadaran tinggi, kami yakin Nusa Tenggara Barat dapat terbebas dari ancaman ini. Mari kita wujudkan Lombok dan NTB yang bebas narkoba demi kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.
Seruan ini diharapkan dapat menyebar ke seluruh lapisan masyarakat di berbagai kabupaten dan kota se-NTB, menjadi pengingat bersama bahwa keamanan dan kesejahteraan daerah tergantung pada kesatuan langkah seluruh warganya dalam menjauhi dan memerangi segala bentuk kejahatan narkotika.
Editor: Rifai






