Sarbumusi Kecam Pungli Rp145 Miliar Terhadap Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG || JATIM MEDIA KOMPAS RAYA. COM

Presiden Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) Irham Ali Saifuddin mengecam dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Ia menilai praktik tersebut keji karena mengeruk uang ratusan miliar rupiah dari hasil kerja buruh migran yang berjuang menafkahi keluarga di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah bentuk perampokan berdarah dingin di atas keringat para pahlawan devisa. Digitalisasi pelayanan publik seperti SI Permit yang seharusnya hadir untuk mempermudah, melindungi, dan menutup celah korupsi, justru disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab sebagai alat pemeras,” katanya pada Kamis (27/8/2026).

Ia menegaskan, praktik ini bukan lagi sekadar bentuk kelalaian atau pelanggaran administratif biasa, melainkan kejahatan birokrasi yang terstruktur dan terencana.

“Ketika negara absen dan membiarkan warganya diperas di perwakilan luar negeri, ini adalah kekerasan birokrasi yang amat menyayat hati,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irham mendesak aparat penegak hukum, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Polri, untuk segera memproses kasus ini secara hukum. Selain itu, sambungnya, meminta penyidikan menyeluruh dilakukan atas dugaan tindak pidana korupsi, pemalsuan, hingga TPPU dengan melibatkan PPATK untuk menelusuri aliran uang haram dari agensi asing ke pejabat terkait.

“Meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) serta instansi terkait untuk segera membebastugaskan dan menonaktifkan seluruh petugas verifikator maupun pihak pengendali sistem yang terindikasi terlibat,” jelasnya.

Menurutnya, langkah penonaktifan ini dinilai sangat mendesak demi menjaga integritas proses hukum yang berjalan dan mencegah potensi penghilangan barang bukti. Bahkan, Irham mendorong Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengambil alih serta melakukan audit total terhadap seluruh infrastruktur sistem digital terkait.

“Kami berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga seluruh uang buruh migran dikembalikan dan hak-hak perlindungan hukum PMI dipenuhi secara utuh tanpa intimidasi,” jelasnya.

Diketahui, menurut laporan investigasi VOICEIndonesia.co pada 25 Agustus 2026 mengungkap dugaan pungli dalam registrasi kontrak kerja domestik PMI di Malaysia. Pungutan disebut mencapai RM300-RM500 per berkas. Pungli tersebut diduga menyasar 66.049 registrasi dengan total dana ilegal sekitar Rp145 miliar.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompasraya.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditutup!! KETUA Panitia Anggi Antoni : Dua Calon PAW KADES Bangunan Lanjut Verifikasi
Sidang Korupsi Dana Desa Bangunan Lampung Selatan, Negara Dirugikan Rp 651 Juta, 5 Saksi Diperiksa Di PN Tipikor Tanjung Karang
Uspika Palas Gelar ISTISQA : Mohon Hujan Di Tengah Kekeringan Akibat EL Nino Godzilla
LAZISNU Lampung Selatan Dirikan Posko Peduli Dampak Abu Vulkanik GAK, Bagikan Masker Dan Air Mineral Gratis Untuk Warga Candipuro
JAJARAN USPIKA PALAS BAGIKAN 1.000 MASKER GRATIS KEPADA MASYARAKAT, GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, ANTISIPASI ABU VULKANIK GUNUNG ANAK KRAKATAU
KARANG TARUNA RESTU JAYA DAN PERWAKILAN KEPEMUDAAN DESA BUMI RESTU, “KEGIATAN BAIK HARUS DILAKUKAN DENGAN CARA YANG BAIK PULA”
Himbauan Kapolsek Palas Terkait Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau: “Jaga Diri, Jaga Keluarga dan Jaga Sesama”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:01 WIB

Ditutup!! KETUA Panitia Anggi Antoni : Dua Calon PAW KADES Bangunan Lanjut Verifikasi

Kamis, 10 September 2026 - 04:13 WIB

Uspika Palas Gelar ISTISQA : Mohon Hujan Di Tengah Kekeringan Akibat EL Nino Godzilla

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Senin, 7 September 2026 - 14:12 WIB

LAZISNU Lampung Selatan Dirikan Posko Peduli Dampak Abu Vulkanik GAK, Bagikan Masker Dan Air Mineral Gratis Untuk Warga Candipuro

Senin, 7 September 2026 - 10:51 WIB

JAJARAN USPIKA PALAS BAGIKAN 1.000 MASKER GRATIS KEPADA MASYARAKAT, GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH, ANTISIPASI ABU VULKANIK GUNUNG ANAK KRAKATAU

Berita Terbaru