Terekam CCTV Aksi Modus Cari Cicak Maling Celana Dalam di Lamongan 

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN // JATIM KOMPAS RAYA .COM

Aksi pencurian pakaian dalam wanita kembali terjadi di wilayah Lamongan, Jawa Timur. Seorang pria terekam kamera pengawas (CCTV) saat mencuri jemuran milik warga dengan modus berpura-pura mencari cicak di dinding rumah.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Andanwangi Gang 8, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Kota. Aksi pelaku berlangsung pada Jumat (10/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman CCTV berdurasi sekitar lima menit, terlihat seorang pria mengenakan jaket abu-abu mendekati pagar rumah korban. Meski posisi jemuran berada di dalam pagar, pelaku tampak lihai menggunakan sebatang kayu panjang untuk mengait pakaian.

Dalam video tersebut, pelaku terlihat menggunakan galah untuk mengambil pakaian dalam yang menjadi sasarannya. Dalam waktu singkat, ia berhasil mengambil tiga potong pakaian dari jemuran milik korban.

“Iya, kejadiannya baru ketahuan pagi hari saat mau ambil jemuran. Pas dicek CCTV, ternyata ada orang yang ngambil pakai kayu,” kata Utama, mertua korban, kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).

Utama menduga pelaku tidak beraksi sendirian. Berdasarkan keterangan warga, ada tiga orang mencurigakan yang berada di sekitar lokasi saat kejadian. Mereka diduga berbagi peran untuk mengelabui warga.

Salah satu pelaku berpura-pura memperhatikan dinding rumah, seolah sedang mencari cicak atau tokek, agar aksinya tidak menimbulkan kecurigaan.

“Warga sempat lihat ada 3 orang. Modusnya itu seperti cari cicak di tembok biar nggak dicurigai,” tambahnya.

Ia mengaku resah karena kejadian serupa telah terjadi beberapa kali di lingkungan tersebut. Bahkan, sebelumnya pakaian yang dicuri sempat dikembalikan, namun dibuang di tempat lain.

“Ini sudah yang ketiga kalinya. Dulu sempat diambil lalu dibuang, sekarang ambil lagi. Takutnya nanti berkembang ambil barang lain,” ungkapnya.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompasraya.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Urukan di Desa Pranti Habis Ditutup Polsek Menganti Kini Dibiarkan, Wow Ada Apa Tebak?
Bejat Ayah Sambung di Kecamatan Dongko Trenggalek Diduga Tega Perkosa Anak Tiri
Judi Sabung Ayam Diduga Dilindungi APH  Mojokerto Nyata tak Berani Menindak dan Tutup Mata
Guru SMPN 1 dan 2 Pogalan Tanam Pohon di Kawasan Hutan Desa Ngulanwetan Wujud Pecinta Kelestarian Alam 
Perlu Nyali, Tambang Galian C di Pamekasan APH Diduga dapat Atensi
Bentuk kepedulian, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Menteri HAM Kunjungi Pasien Keracunan MBG di Surabaya
Dugaan Lemot Polresta Sidoarjo Tangani Kasus  Penipuan Ratusan Juta Mandek di Sidik
Oknum Mengaku Pengacara di Surabaya Dilaporkan Polisi 2 Korban Dianiaya Alami luka Serius
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:57 WIB

Urukan di Desa Pranti Habis Ditutup Polsek Menganti Kini Dibiarkan, Wow Ada Apa Tebak?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bejat Ayah Sambung di Kecamatan Dongko Trenggalek Diduga Tega Perkosa Anak Tiri

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:12 WIB

Judi Sabung Ayam Diduga Dilindungi APH  Mojokerto Nyata tak Berani Menindak dan Tutup Mata

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:59 WIB

Guru SMPN 1 dan 2 Pogalan Tanam Pohon di Kawasan Hutan Desa Ngulanwetan Wujud Pecinta Kelestarian Alam 

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:20 WIB

Bentuk kepedulian, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Menteri HAM Kunjungi Pasien Keracunan MBG di Surabaya

Berita Terbaru